Minggu, 16 Februari 2020

PERBEDAAN ORANG BODOH DENGAN ORANG ALIM

Orang bodoh yang bertanya untuk memahami suatu ilmu pengetahuan kedudukannya sama seperti orang alim yang ahli ibadah serta sholeh.

Dan orang yang bertanya dengan keras kepala (yaitu tetap kukuh dengan pendapatnya sendiri), seperti orang bodoh yang ahli ibadah serta orang alim yang mengumbar nafsu syahwatnya (yaitu sia-sia amal ibadah dan dosanya berlipat-lipat).

Tidak ada penyakit yang lebih parah daripada kebodohan. Dan tidak ada kefakiran yang sebanding dengan kebodohan.

Orang bodoh adalah orang yang berkedudukan rendah walaupun dia orang tua dan orang alim adalah orang yang berkedudukan tinggi walau pun dia seorang remaja (anak muda).

Alloh memerintahkan orang alim untuk mengajar terlebih dahulu sebelum Alloh memerintahkan orang bodoh untuk belajar.

Kehancuran islam adalah disaat orang bodoh yang ahli ibadah dan orang alim yang mengumbar nafsunya merajalela.

Sayyidina Ali Karomallohu wajhah berkata: engkau tidaklah aman dari kejahatan orang bodoh yang dekat denganmu dalam pertemanan, kekerabatan dan ketetanggaan. Sebab, yang paling dikhawatirkan terbakar nyala api adalah yang paling dekat dengan api itu.
Dalam artian, ibarat api yang menyala itu adalah orang bodoh dan orang bodoh itu selalu merasa dirinya lah yang paling pintar dan benar dari kita, maka kita bisa terpengaruh oleh kebodohannya & yang paling dikhawatirkan kita melakukan tindakan bodoh seperti apa yang ia kerjakan.