Jumat, 25 Juni 2021

Asal muasal gerakan kepala saat dzikir

Asal muasal gerakan kepala saat dzikir لاَإلٰهَ إِلاَّ اللهُ berasal dari metode THORIQOH QODIRIYAH WAN NAQSYABANDIYAH, dengan melaksanakan dzikir tauhid melalui mengucap kalimat لاَ serta digambarkan/dibayangkan melalui pikiran dan ditarik mulai dari pusar hingga sampai ke otak (artinya saya menolak segala pemikiran apa pun kerena tujuan saya hanya Alloh).
Kemudian kalimat إِلَهَ dimasukkan/ditekankan LATHIFAH AR RUKHI (di bawah susu kanan jarak 2 jari sedikit ke kanan).
(Artinya Tidak ada siapa pun dan apa pun kecuali Alloh).
Kemudian melewati LATHIFAH AL KHOFII (tepatnya diatas dada/punting susu kanan jarak 2 jari ke tengah dada), LATHIFAH AL AKHFAA (tepatnya di tengah-tengah dada pas cekungan), LATHIFAH AS SIRRI (di dada kiri/puting susu 2 jari kearah kanan), LATHIFAH AL QOLBU (di bawah dada/punting susu kiri jarak 2 jari sedikit arah ke kiri). Dan kalimat إِلاَّ اللهُ dipukulkan/dihantamkan kepada kepada LATHIFAH SIRRI AS SIRRI (yaitu hati sanubari letaknya diatas puting susu sebelah kiri jarak 2 jari agak serong ke kiri). (Supaya cahaya dari Alloh masuk kedalamnya hati, kemudian hati menjadi lapang, puas, dan tenang/tentram)

Sedangkan saat dzikir, kita menggoyangkan badan atau terasa bergerak (Rasa terguncang, terguncangnya jiwa dan raga oleh getaran qolbu yang berdzikir mengingat Alloh. Sesuai dengan QS. Al-Anfal ayat 2,

إِنَّمَا ٱلْمُؤْمِنُونَ ٱلَّذِينَ
Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu (yang sempurna keimanannya),

إِذَا ذُكِرَ ٱللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ
Apabila dzikir Alloh dan gemetarlah hati (jiwa dan raga) mereka,

وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ ءَايَٰتُهُۥ
dan apabila dibacakan ayat-ayat-NYA,

زَادَتْهُمْ إِيۡمَٰنًا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُوۡنَ
bertambahlah iman mereka (kepercayaan mereka), dan orang-orang bertawakkal kepada Tuhan mereka.(hanya kepada Rabblah mereka percaya bukan kepada selain-Nya.)


EmoticonEmoticon